Angka OEE bisa jadi kompas, bisa juga jadi jebakan. Saya pernah melihat workshop yang terlihat “hebat” di dashboard, tapi kenyataannya operator kelelahan, scrap naik, dan maintenance jadi korban karena semua orang hanya mengejar persentase. Yang membuat saya makin serius menata pendekatan ini adalah contoh bagaimana visibilitas real-time bisa mengubah perilaku kerja—seperti digambarkan dalam studi kasus […]
Tag Archives: mitigasi-risiko
Sengketa bisnis itu seperti retak rambut di kaca: kecil, tapi kalau dibiarkan bisa menjalar—mulai dari keterlambatan pembayaran, salah tafsir scope kerja, sampai reputasi yang ikut terseret. Banyak orang lupa bahwa Indonesia sudah punya kerangka prosedural yang mendorong penyelesaian damai di pengadilan, termasuk dalam Perma Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Dari pengalaman […]
Tidak semua “biaya” di proyek adalah cost—sebagian adalah investasi yang mengurangi kejutan. Saya makin yakin soal itu setelah melihat bagaimana satu ketidakteraturan kecil (dokumen tidak sinkron, inspeksi yang lompat, HSE yang hanya formalitas) bisa berubah menjadi domino: rework, keterlambatan, klaim, sampai hubungan dengan owner jadi tegang. Ketika membaca kajian terbaru di artikel ScienceDirect tentang praktik […]
Ada dua momen yang selalu mengganggu saya di proyek konstruksi: pertama, ketika kontainer limbah keluar lokasi lebih cepat daripada truk material masuk; kedua, saat tim sudah kerja keras mengejar progress, tetapi “biaya tak terlihat” menumpuk dalam bentuk sisa, rusak, dan bongkar ulang. Reformasi pengelolaan sampah dan limbah juga makin mendapat sorotan kebijakan, termasuk arahan yang […]
Ada momen ketika isu sampah tiba-tiba berubah dari “urusan kota” menjadi agenda industri: pembiayaan, EPC, dan performa pabrik. Saya menangkap pergeseran itu saat membaca kabar dalam pemberitaan Jakarta Globe tentang rencana peluncuran proyek waste-to-energy di 34 kota. Kalau Anda bergerak di konstruksi industri, ini bukan sekadar headline—ini sinyal pipeline proyek yang akan memengaruhi cara kita […]






