Saya pernah menolak pesanan. Bukan karena kapasitas produksi penuh. Bukan karena harga tidak cocok. Tapi karena gambar teknik yang dikirimkan klien — seorang pemilik pabrik komponen otomotif di Bekasi — tidak mencantumkan satu pun notasi toleransi yang benar. Kosong. Bersih. Seolah-olah dimensi 47,00 mm itu cukup berbicara sendiri. Saya telepon beliau langsung. “Pak, ini produk […]
Tag Archives: biaya-keterlambatan
Saya masih ingat persis momen itu. Seorang calon klien datang ke fasilitas produksi kami di Karawang. Dia menatap deretan mesin di lantai produksi dengan sorot mata yang campur aduk — antara kagum dan bingung. Lalu dia bertanya sesuatu yang ternyata sangat sering saya dengar dari para buyer dan project manager pertama kali: “Pak Dhiraj, apa […]
“The bitterness of poor quality remains long after the sweetness of low price is forgotten.”— W. Edwards Deming Di PT Sarana Abadi Raya, kami memiliki aturan tidak tertulis: proyek belum selesai sampai pabrik benar-benar berproduksi. Bukan saat atap terpasang. Bukan saat mesin pertama tiba. Bukan saat kontrak ditandatangani. Tapi saat commissioning selesai, semua sistem berjalan, […]
“Harga termurah di awal sering berubah menjadi paling mahal di akhir.”— John Ruskin Setiap bulan, rata-rata dua hingga tiga calon klien duduk di ruang rapat PT Sarana Abadi Raya di Karawang. Mereka datang dengan lahan yang sudah dibeli. Atau mesin impor yang sudah dalam perjalanan. Atau target produksi dari investor yang sudah di depan mata. […]
Ada fase dalam bisnis ketika laba tampak masih aman di laporan, tetapi energi operasional terasa makin berat dari minggu ke minggu. Biasanya, masalahnya bukan pada satu biaya besar yang langsung terlihat, melainkan kebocoran kecil yang dibiarkan menumpuk: waktu tunggu, salah rute, muatan tidak penuh, koordinasi yang lambat, sampai keputusan pelabuhan yang tampak wajar tetapi sebenarnya […]






