Saat berbincang dengan klien dan tim IDE RUANG, saya sering menemukan bahwa “bahagia di rumah” ternyata bukan soal furnitur mahal, melainkan soal cahaya yang terasa pas sejak pagi. Tren Japandi yang lebih matang di 2025 ikut mengingatkan kita akan pentingnya ketenangan visual, sebagaimana diulas dalam situs berita Making a Green Life by Lily tentang evolusi […]
Author Archives: Dhiraj Kelly
Saya tidak menyukai jargon jika tidak membumi di kehidupan harian. Itulah kenapa saya menulis ini dari sudut pandang penghuni rumah—bukan sekadar tren. Dua tahun terakhir, tim IDE RUANG banyak mengobrol dengan saya soal cara paling sederhana memasukkan unsur alam ke rumah-rumah urban. Diskusi itu klop dengan pengamatan kami dalam situs berita IDE RUANG tentang tren […]
Beberapa bulan terakhir, saya makin sering menerima cerita yang mirip: pembeli sudah bayar tanda jadi, renovasi sedikit, lalu tiba‑tiba muncul ahli waris yang mengaku tak pernah menyetujui penjualan. Dalam kasus seperti itu, sengketa tidak hanya menguras emosi, tapi juga kas dan reputasi. Saya mengikuti perkembangan isu ini, termasuk yang diberitakan dalam situs berita PurnamaNews tentang […]
Saya sering ditanya: “Apa dampak perubahan UU ITE terhadap bisnis yang sudah berjalan?” Jawaban singkatnya: reputasi digital makin rentan, tetapi juga makin bisa dikelola jika kita disiplin. Perubahan ketentuan pencemaran nama baik dan dinamika penegakan membuat pebisnis perlu membaca ulang strategi komunikasi dan tata kelola kanal online—dari situs perusahaan sampai media sosial staf. Beberapa poin […]
Saya menulis topik ini dengan rasa hormat pada banyak keluarga yang pernah saya jumpai—di ruang tamu, di ruang rapat, maupun di ruang tunggu pengadilan. Situasi waris itu sensitif: ada cinta, kenangan, dan kadang-kadang luka lama. Di 2025, saya melihat semakin banyak upaya damai yang berhasil, termasuk yang diberitakan dalam situs berita Pengadilan Agama Jakarta Barat […]






