Tender WtE selalu terdengar heroik: sampah berkurang, listrik bertambah, emisi ditekan. Namun begitu masuk meja engineering, detailnya berubah menjadi daftar risiko yang panjang—mulai dari kualitas feedstock, izin lingkungan, sampai availability guarantee yang sering “terlalu optimistis” di slide presentasi. Perspektif saya ikut terbentuk saat membaca laporan Reuters tentang rencana Danantara Indonesia meluncurkan proyek waste-to-power, karena sinyalnya […]
Komplain COD itu unik: masalahnya sering terjadi di “ujung” perjalanan, tetapi akar penyebabnya hampir selalu ada di awal—data alamat yang berantakan, ekspektasi yang terlalu tinggi, atau SOP kurir yang tidak seragam. Tren belanja online yang terus tumbuh membuat tekanan di last-mile makin terasa; gambaran besarnya bisa dilihat dalam laporan Mordor Intelligence tentang pasar logistik e-commerce […]
Cold chain itu terdengar teknis, tapi masalahnya sering sangat manusiawi: telat ambil barang, salah label, atau panik ketika suhu melonjak di tengah perjalanan. Tren pasar juga menguat—bukan sekadar “butuh dingin”, melainkan butuh kepastian dingin dari ujung ke ujung, termasuk visibilitas dan standar layanan. Angkanya pun menarik untuk dibaca sebagai sinyal demand, seperti yang dibahas dalam […]
Lebaran selalu membawa dua hal sekaligus: lonjakan order dan lonjakan ekspektasi. Klien ingin barang “kemarin sampai”, pembeli ingin notifikasi rapi, tim gudang ingin jam kerja manusiawi. Kalender pun memberi sinyal tegas kapan tekanan itu memuncak; saya biasanya mulai memetakan risiko sejak melihat tanggal libur dan cuti bersama di dokumen Kalender Libur BI 2026, karena pergerakan […]
Repeat order itu sering lahir dari hal-hal yang tampak sepele: radius sudut yang tidak konsisten, burr tipis yang luput, atau log sheet yang “ditulis belakangan”. Sisi menariknya, perbaikan kualitas paling cepat justru datang saat data produksi mulai bicara. Gambaran itu terasa relevan ketika membaca dalam studi kasus Rockwell Automation tentang Falcon Group yang meningkatkan OEE […]






