Fitnah digital selalu datang dengan pola yang mirip: potongan cerita, emosi yang dipancing, lalu ajakan “viralkan”. Yang berubah hanya kanalnya—kadang komentar, kadang video pendek, kadang thread yang seolah rapi. Perkembangan hukum ikut membentuk cara kita menahan diri dan memilih langkah, termasuk pemberitaan dalam laporan Reuters tentang putusan pengadilan Indonesia yang membatasi pengaduan pencemaran nama baik […]
Tag Archives: etika-sales
Marketing sekarang hidup dari data: lead form, WhatsApp, pixel, email automation, sampai CRM yang merekam riwayat percakapan. Masalahnya, data yang sama juga bisa jadi sumber risiko—bukan hanya kebocoran, tapi juga komplain pelanggan, reputasi brand, dan sengketa komersial. Rujukan paling dasar yang selalu saya pegang adalah teks resminya: dalam portal peraturan BPK tentang UU No. 27 […]
Kepercayaan pembeli properti itu rapuh—dibangun lama, bisa runtuh oleh satu halaman ulasan yang terasa “terlalu sempurna”. Beberapa bulan terakhir, saya makin sering melihat pola review yang rapi tapi janggal: kalimatnya mirip, emosi terlalu konsisten, dan detailnya generik. Fenomena ini tidak terjadi di Indonesia saja; dalam laporan New York Post yang mengutip studi tentang ulasan agen […]
Di industri properti, satu review bisa menentukan apakah calon pembeli menekan tombol hubungi atau menutup tab. Tahun ini saya makin sering melihat ulasan yang terasa “sempurna”—runtut, manis, namun tanpa detail pengalaman. Fenomena ini bukan sekadar perasaan: sebagaimana diberitakan dalam situs berita New York Post tentang studi yang menyebut hampir seperempat review agen di 2025 ditulis […]





